Bekasi Juara BCL Super Eight 2025
Lapangan Cricket Cibubur menjadi saksi pertarungan sengit dalam turnamen BCL Super Eight Putra 2025, yang mempertemukan talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jakarta. Lima tim—Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Jakarta Timur, dan Kota Bandung—bersaing dalam format round-robin, di mana setiap pertandingan menjadi langkah krusial menuju babak semifinal.
Nabil
Lapangan Cricket Cibubur menjadi saksi pertarungan sengit dalam turnamen BCL Super Eight Putra 2025, yang mempertemukan talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jakarta. Lima tim—Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Jakarta Timur, dan Kota Bandung—bersaing dalam format round-robin, di mana setiap pertandingan menjadi langkah krusial menuju babak semifinal. Dari bola pertama hingga over terakhir, ketegangan terasa di setiap laga. Kota Bekasi tampil sebagai juara setelah menunjukkan dominasi sepanjang turnamen, diikuti oleh Kabupaten Karawang di posisi kedua dan Jakarta Timur di tempat ketiga. Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, para pemain memanfaatkan setiap peluang untuk memberikan pengaruh maksimal bagi timnya. Performa gemilang ditunjukkan oleh Aditya Haryanto dari Kota Bekasi, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen. Dengan 57 run pada strike rate 135,71, ditambah 4 wicket, kontribusinya menjadi faktor kunci dalam keberhasilan timnya meraih gelar juara. Dari sisi pencetak run terbanyak, Mehedi Raza dari Karawang memimpin dengan 77 run, sementara Fiscal Tirta Yoga Sabara dari Bandung tampil eksplosif dengan strike rate 170,37. Dalam aspek bowling, Haryanto tampil sebagai ujung tombak, namun bukan satu-satunya yang memberikan dampak besar. Eurico Adi Saputra (Bekasi A) dan Asep Diki Jaharia (Bandung) konsisten menambah daftar wicket, sedangkan Muhamad Fauzi Firdaos (Bogor) menunjukkan akurasi dan ketenangan dalam mengendalikan permainan. |
Thunderbolts Dago Rebut Gelar Juara di Bandung Cricket League Putri T10 2025 |
Musim cricket di Jawa Barat dimulai dengan penuh semangat melalui Bandung Cricket League Putri T10 , sebuah turnamen bergengsi yang menghadirkan persaingan ketat di antara empat tim kuat: Braga City Eagle, Thunderbolts Dago, Sukajadi Stars, dan Cihampelas Warriors . Selama dua pekan di Januari 2025, atmosfer kompetisi semakin memanas seiring dengan pertarungan sengit dalam format round-robin, di mana setiap tim saling berhadapan dua kali untuk memperebutkan tiket ke final.
Thunderbolts Dago , yang dipimpin oleh Hima Nuzula , menampilkan ketangguhan di lini bowling, dengan Nuzula sendiri mengemas 10 wicket dalam tiga pertandingan dan membawa timnya meraih dua kemenangan. Namun, rival terberat mereka, Braga City Eagle , tampil dominan dengan kemenangan sempurna di babak grup. Siti Humairoh dan Rizka Syahida menjadi pilar kekuatan tim yang tak terkalahkan tersebut. Partai final yang dinanti-nantikan sempat mengalami kendala akibat kondisi lapangan, memaksa laga dipersingkat menjadi tujuh over per tim. Thunderbolts Dago , yang memenangkan tos, memilih untuk memukul lebih dulu dan mencetak 40 run , dengan Dara Surbakti berkontribusi 10 run penting. Namun, unit bowling Braga City Eagle tampil disiplin, mencatat lima wicket yang menjaga peluang mereka tetap terbuka. Saat pertandingan memasuki babak krusial, para bowler Thunderbolts Dago menunjukkan kelasnya. Dengan strategi serangan yang agresif, mereka sukses menahan Braga City Eagle di angka 16 run , hanya dalam tujuh over dan dengan tambahan empat wicket . Dominasi lini bowling ini memastikan Thunderbolts Dago keluar sebagai juara Bandung Cricket League Putri T10 2025 . Turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertarungan tim yang spektakuler, tetapi juga mencatat berbagai pencapaian individu yang luar biasa. Dara Surbakti dari Thunderbolts Dago tampil sebagai pencetak run terbanyak dengan torehan 171 run , sementara Thersiana (Cihampelas Warriors) dan Rizka Syahida (Braga City Eagle) membuntuti dengan 152 run . Di sektor bowling, Hima Nuzula, Rizka Syahida, dan Dara Surbakti mencatatkan angka impresif dengan 12 wicket masing-masing. Dalam catatan statistik, turnamen ini juga menghasilkan 181 four, 46 six, dan empat maiden over , membuktikan tingginya level keterampilan dan daya saing para pemain. Dengan lebih dari 50 pemain putri yang berpartisipasi, Bandung Cricket League Putri T10 2025 menjadi bukti bahwa cricket putri di Indonesia semakin berkembang. Turnamen ini telah menetapkan standar tinggi bagi kompetisi mendatang, sekaligus memperkuat optimisme akan masa depan gemilang bagi cricket putri di Jawa Barat dan seluruh Indonesia.
Inche Sayuna Kembali Terpilih sebagai Ketua PCI NTT, Targetkan Lapangan Cricket Bertaraf Internasional dan Persiapan PON XXII di NTT
11 AUG 2026
63
Kejuaraan Cricket Siliwangi
09 AUG 2026
75
ICC CEO SANJOG GUPTA VISITS CRICKET INDONESIA IN BALI
10 AUG 2026
53
COVER: RAKERNAS - MEWUJUDKAN ASTA CITA CRICKET INDONESIA JAYA
09 AUG 2026
72
Related ArticlesADS HERE (single news bottom) WATCH LIVEWatch live cricket through our official streaming partner. SubscribeJoin our newsletter and be part of a world full of art. |