Tournament

Bekasi Juara BCL Super Eight 2025

Lapangan Cricket Cibubur menjadi saksi pertarungan sengit dalam turnamen BCL Super Eight Putra 2025, yang mempertemukan talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jakarta. Lima tim—Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Jakarta Timur, dan Kota Bandung—bersaing dalam format round-robin, di mana setiap pertandingan menjadi langkah krusial menuju babak semifinal.

Author

Nabil

Aug 11, 2026 / 3 Min Read
Bekasi Juara BCL Super Eight 2025

Lapangan Cricket Cibubur menjadi saksi pertarungan sengit dalam turnamen BCL Super Eight Putra 2025, yang mempertemukan talenta terbaik dari Jawa Barat dan Jakarta. Lima tim—Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Jakarta Timur, dan Kota Bandung—bersaing dalam format round-robin, di mana setiap pertandingan menjadi langkah krusial menuju babak semifinal.

Dari bola pertama hingga over terakhir, ketegangan terasa di setiap laga. Kota Bekasi tampil sebagai juara setelah menunjukkan dominasi sepanjang turnamen, diikuti oleh Kabupaten Karawang di posisi kedua dan Jakarta Timur di tempat ketiga. Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, para pemain memanfaatkan setiap peluang untuk memberikan pengaruh maksimal bagi timnya.

Performa gemilang ditunjukkan oleh Aditya Haryanto dari Kota Bekasi, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen. Dengan 57 run pada strike rate 135,71, ditambah 4 wicket, kontribusinya menjadi faktor kunci dalam keberhasilan timnya meraih gelar juara. Dari sisi pencetak run terbanyak, Mehedi Raza dari Karawang memimpin dengan 77 run, sementara Fiscal Tirta Yoga Sabara dari Bandung tampil eksplosif dengan strike rate 170,37.

Dalam aspek bowling, Haryanto tampil sebagai ujung tombak, namun bukan satu-satunya yang memberikan dampak besar. Eurico Adi Saputra (Bekasi A) dan Asep Diki Jaharia (Bandung) konsisten menambah daftar wicket, sedangkan Muhamad Fauzi Firdaos (Bogor) menunjukkan akurasi dan ketenangan dalam mengendalikan permainan.

Thunderbolts Dago Rebut Gelar Juara di Bandung Cricket League Putri T10 2025

Musim cricket di Jawa Barat dimulai dengan penuh semangat melalui   Bandung Cricket League Putri T10  , sebuah turnamen bergengsi yang menghadirkan persaingan ketat di antara empat tim kuat:   Braga City Eagle, Thunderbolts Dago, Sukajadi Stars, dan Cihampelas Warriors  . Selama dua pekan di Januari 2025, atmosfer kompetisi semakin memanas seiring dengan pertarungan sengit dalam format round-robin, di mana setiap tim saling berhadapan dua kali untuk memperebutkan tiket ke final.

Foto Tengah

  Thunderbolts Dago  , yang dipimpin oleh   Hima Nuzula  , menampilkan ketangguhan di lini bowling, dengan Nuzula sendiri mengemas   10 wicket   dalam tiga pertandingan dan membawa timnya meraih dua kemenangan. Namun, rival terberat mereka,   Braga City Eagle  , tampil dominan dengan kemenangan sempurna di babak grup.   Siti Humairoh   dan   Rizka Syahida   menjadi pilar kekuatan tim yang tak terkalahkan tersebut.

Partai final yang dinanti-nantikan sempat mengalami kendala akibat kondisi lapangan, memaksa laga dipersingkat menjadi tujuh over per tim.   Thunderbolts Dago  , yang memenangkan tos, memilih untuk memukul lebih dulu dan mencetak   40 run  , dengan   Dara Surbakti   berkontribusi   10 run   penting. Namun, unit bowling Braga City Eagle tampil disiplin, mencatat   lima wicket   yang menjaga peluang mereka tetap terbuka.

Saat pertandingan memasuki babak krusial, para bowler   Thunderbolts Dago   menunjukkan kelasnya. Dengan strategi serangan yang agresif, mereka sukses menahan   Braga City Eagle   di angka   16 run  , hanya dalam tujuh over dan dengan tambahan   empat wicket  . Dominasi lini bowling ini memastikan   Thunderbolts Dago   keluar sebagai juara   Bandung Cricket League Putri T10 2025  .

Turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertarungan tim yang spektakuler, tetapi juga mencatat berbagai pencapaian individu yang luar biasa.   Dara Surbakti   dari Thunderbolts Dago tampil sebagai pencetak run terbanyak dengan torehan   171 run  , sementara   Thersiana   (Cihampelas Warriors) dan   Rizka Syahida   (Braga City Eagle) membuntuti dengan   152 run  .

Di sektor bowling,   Hima Nuzula, Rizka Syahida, dan Dara Surbakti   mencatatkan angka impresif dengan   12 wicket   masing-masing. Dalam catatan statistik, turnamen ini juga menghasilkan   181 four, 46 six, dan empat maiden over  , membuktikan tingginya level keterampilan dan daya saing para pemain.

Dengan lebih dari   50 pemain putri   yang berpartisipasi,   Bandung Cricket League Putri T10 2025   menjadi bukti bahwa cricket putri di Indonesia semakin berkembang. Turnamen ini telah menetapkan standar tinggi bagi kompetisi mendatang, sekaligus memperkuat optimisme akan masa depan gemilang bagi cricket putri di Jawa Barat dan seluruh Indonesia.

Foto Bawah

Share Article

ADS HERE (single news bottom)

WATCH LIVE

Watch live cricket through our official streaming partner.

Facebook Live
FanCode
ICC TV
Styx Sport
YouTube
cricket insight logo

Home of Indonesian cricket, where talent grows and the nation competes with pride.

Download now

Get the Indonesian Cricket Association mobile application via Google Play Store or Apple App Store

Subscribe

Join our newsletter and be part of a world full of art.

PCI – Indonesian Cricket Association © 2026 • All Rights Reserved